Edwin Lim, Country Manager Hitachi Data Systems untuk Indonesia, tentang dunia storage dan bagaimana menyelaraskan arsitektur storage dengan kebutuhan bisnis

» Storage sebagai layanan

Storage sebagai layanan

Storage selama ini hanya dipandang sebagai suatu kumpulan hardware dan software. Bahkan, banyak perusahaan yang memandang fungsi storage hanya sebatas dari kapasitasnya saja.

Akibat dari cara pandang seperti ini, perusahaan hanya terus dan terus menambah kapasitas storage tanpa mempertimbangkan manajemen data. Cepat atau lambat infrastruktur penyimpanan data perusahaan menjadi sangat kompleks, sulit dikelola dan mahal biaya perawatannya. Manajemen data menjadi sulit dan proses pengambilan data memakan waktu lama, sehingga dapat mempengaruhi aktifitas bisnis perusahaan yang memerlukan respon yang cepat.

Dibutuhkan cara pandang yang baru tentang storage. KPI (Key Performance Indicator) storage bukan lagi berdasarkan daya tampung, tetapi keberhasilan dalam mencapai satu tujuan dengan cepat dan efisien. Tujuan tersebut tentu saja berhubungan dengan fungsi yang berorientasi pada kebutuhan bisnis.

Storage dilihat sebagai suatu layanan, bukan lagi software dan hardware, apalagi cuma hard disk. Analoginya mungkin seperti tukang cukur. Sebagai sebuah layanan yang diberikan oleh tukang cukur, bagi pelanggan yang terpenting adalah rambutnya dipangkas dengan rapi. Pelanggan tidak mau tahu peralatan apa yang digunakan dan bagaimana cara memotong si tukang cukur, yang penting hasilnya.

Lalu sebagai sebuah layanan, apa hasil yang diharapkan dari storage? Kembali lagi kepada bisnis, yakni seberapa cepat infrastruktur storage menyesuaikan diri dengan kebutuhan bisnis yang senantiasa berubah. Kebutuhan atau bisa dibilang tuntutan bisnis ini macam-macam, mulai dari menekan biaya operasional, meningkatkan produktivitas, mendongkrak efisiensi dan mengembangkan pasar.

Service Oriented Storage Solutions

Pendekatan Hitachi Data Systems untuk membuat storage sebagai layanan adalah melalui Service Oriented Storage Solutions (SOSS). Secara singkat SOSS bertujuan menyediakan platform yang bisa dengan mudah dikonfigurasikan ulang dan dioptimalkan sesuai dengan kebutuhan bisnis yang senantiasa berubah.

Menurut Hu Yoshida, Chief Technology Officer (CTO) Hitachi Data Systems, SOSS ini adalah solusi yang menyediakan pendekatan storage berorientasi proses. Pendekatan Hitachi ini bertolak belakang dari pendekatan piecemeal, berbasis tugas yang pada akhirnya menciptakan redundancy berlebih pada storage, ujung-ujungnya adalah kompleksitas.

Hitachi Data Systems sudah bertahun-tahun mengembangkan portofolio teknologi yang berbasis SOSS ini, antara lain virtualisasi dari control unit, pengelolaan storage terintegrasi, business continuity dan data mobility.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Post a Comment