ASEAN Telco Summit di Hanoi
Hitachi Data Systems menggelar ASEAN Telco Summit pada 30 Juli s/d 1 Agustus 2008 di Hilton Hanoi Opera Hotel, Hanoi, Vietnam. Kegiatan ini khusus untuk bagi para pelanggan dari sektor telekomunikasi yang baru pertama kali diadakan Hitachi. Biasanya Hitachi membuat event yang melibatkan pelanggan dari segala industri.
Salah satu tujuan dari ASEAN Telcom Summit –yang juga disponsori Brocade Communications- ini adalah berbagi informasi dengan perusahaan yang sudah ataupun belum memakai solusi Hitachi. Event ini membuka kesempatan bagi perusahaan telekomunikasi dari Indonesia untuk bertukar pikiran dan informasi dari perusahaan telekomunikasi dari negara-negara ASEAN yang lain.
Perusahaan telekomunikasi yang hadir berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja dan Vietnam. Acara yang cukup padat selama 2 hari ini juga diliput oleh beberapa media dari beberapa negara dan dalam kesempatan ini, media dari Indonesia diwakili oleh Bisnis Indonesia.
Selain memberikan update informasi solusi dan konsep dari Hitachi, pelanggan juga mendapat kesempatan berbicara di depan para peserta. Saya bangga salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia mendapatkan kesempatan untuk memaparkan informasi dan latar belakang perusahaan, bisnis yang mereka jalankan dan bagaimana infrastruktur TI khususnya storage membantu kelancaran dan kesuksesan bisnisnya.
Selain dari Indonesia, satu pelanggan dari Singapura juga mendapatkan kesempatan yang sama. Tanggapan yang cukup positif mengenai event ini datang dari setiap peserta. Selain mendapat berbagai informasi yang dari beberapa presentasi selama satu hari penuh, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya jawab. Tentu saja acara-acara relax lainnya juga memberikan kesan yang mendalam bagi setiap peserta.
Santai di Hanoi
Kota Hanoi merupakan suatu kota berkembang di mana populasi motor hampir sama banyaknya dengan populasi penduduk. Memang jadinya tidak mudah menyeberang jalan di kota Hanoi, walaupun itu dilakukan di tempat-tempat di mana lampu penyeberangan berfungsi.
Salah satu strategi menyeberang dengan selamat adalah, melangkah dengan pelan dan berhenti apabila kendaraan mengarah ke kita. Merekalah yang akan menghindari kita, baru setelah itu melangkah lagi dengan pelan dan pasti. Tapi yang lebih pasti adalah berdoalah sebelum melangkah.
Di ibukota Vietnam ini, para peserta dari Indonesia juga mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi tempat peristirahatan Ho Chi Minh atau dikenal dengan nama Chu Tich Ho Chi Minh (musoleum Ho Chi Minh). Sayang kami tidak dapat masuk ke dalam karena kita datang pada sore hari.
Pada pagi hari, pengunjung diperbolehkan untuk masuk dan melihat tubuh Ho Chi Minh yang dihormati oleh rakyat Vietnam sebagai Bapak Pendiri Negara mereka.
Pada malam terakhir di Hanoi, para peserta di ajak ke suatu tempat untuk bersantap malam dan dilanjutkan dengan malam perpisahan dan ungkapan terima kasih ke semua peserta. Tempat yang digunakan ternyata adalah sebuah museum yang digunakan untuk menyimpan barang-barangpeninggalan bersejarah atau purbakala dari Hanoi.
Beberapa alat-alat primitif untuk berburu ataupun bekerja, gambar-gambar, patung-patung dan batu-batuan juga menghiasi dan memenuhi ruangan tersebut. Sangat tidak disangka memang sebuah museum dapat dipakai sebagai suatu tempat santap malam yang cukup nyaman dan berkesan.
You can leave a response, or trackback from your own site.
Post a Comment